View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pembiusan Nila dengan Racun Tuba: Efeknya terhadap Waktu Pingsan dan Pulih

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (10.76Mb)
      Date
      2017
      Author
      Pingkan, Roberta Ribka
      Puspito, Gondo
      Zulbainarni, Nimmi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan budidaya yang sangat diminati oleh masyarakat. Nilai jualnya bertambah tinggi jika ikan hasil pemanenan memiliki kualitas yang baik. Petani ikan melakukan berbagai cara dalam memanen ikan. Salah satu caranya adalah dengan pembiusan menggunakan racun akar tuba atau rotenon. Pembiusan ini dikatakan berhasil jika ikan yang dibius dan selanjutnya dipanen masih tetap dalam keadaan hidup. Penelitian dibagi atas 2 tahap, yaitu penentuan konsentrasi rotenon dan pembiusan. Sebanyak 176 ikan berukuran antara 10-26,7 cm dibius untuk mendapatkan konsentrasi rotenon yang tidak mematikan. Selanjutnya, proses pembiusan dilakukan terhadap ikan berdasarkan panjang tubuhnya, yaitu selang panjang 1 antara 10 – 12,3 cm, 2 (12,4 – 14,7 cm;), 3 (14,8 – 17,1 cm), 4 (17,2 – 19,5 cm), 5 (19,6 – 21,9), 6 (22 – 24,3 cm), dan 7 (24,4 – 26,7 cm). Jumlah ikan yang dibius pada setiap selang per konsentrasi sebanyak 4 ekor. Hasilnya adalah konsentrasi rotenon yang dapat digunakan untuk membius ikan 10 ppm, 15 ppm dan 20 ppm. Konsentrasi 10 ppm menyebabkan nila yang berada pada selang panjang 1 pingsan selama 20’33” dan pulih setelah 1 jam 4’ 50”, 2 (22’10” dan 1 jam 9’5”), 3 (23’27” dan 1 jam 14’11”), 4 (26’54”dan 1 jam 14’32”), 5 (28’51” dan 1 jam 14’43”), 6 (32’15” dan 1 jam 16’48”), 7 (34’45” dan 1 jam 25’28”). Kemudian konsentrasi 0,15 menyebabkan nila yang berada pada selang panjang 1 pingsan selama 18’47” dan pulih setelah 1 jam 3’40”, 2 (21’29” dan 1 jam 4’49”), 3 (25’48” dan 1 jam 9’00”), 4 (27’56” dan 1 jam 10’27”), 5 (28’40”dan 1 jam 13’51”), 6 (23’27”dan 1 jam 16’07”), 7 (24’59” dan 1 jam 24’04”). Selanjutnya konsentrasi 20 ppm menyebabkan nila yang berada pada selang panjang 1 pingsan selama 16’51” dan pulih setelah 58’55”, 2 ( 17’42” dan 1 jam 5’19”), 3 ( 21’17” dan 1 jam 8’42”), 4 ( 21’39” dan 1 jam 9’11”), 5 ( 22’39” dan 1 jam 12’22” ), 6 ( 23’27” dan 1 jam 14’24”), 7 ( 24’59” dan 1 jam 23’22”).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88910
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1890]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository