Show simple item record

dc.contributor.advisorPertiwi, Setyo
dc.contributor.advisorHermawan, Wawan
dc.contributor.authorPrahmawati, Endah
dc.date.accessioned2018-01-08T06:33:13Z
dc.date.available2018-01-08T06:33:13Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88686
dc.description.abstractSalah satu produsen benih padi bersertifikat terbesar di Indonesia adalah PT Sang Hyang Seri. Kegiatan pemeliharaan mesin di PT Sang Hyang Seri dilakukan secara korektif, yakni pemeliharaan yang dilakukan setelah mesin mengalami gangguan funsional. Dampak dari pemeliharaan korektif antara lain tingginya jumlah downtime tidak terjadwal yang berakibat pada kerusakan produk benih yang dihasilkan, terhentinya operasi pada kondisi kerusakan tertentu, adanya tenaga kerja yang menganggur, biaya startup mesin menjadi bertambah. Oleh karena itu, untuk mengurangi jumlah downtime yang tidak terjadwal tersebut perlu dirancang jadwal pemeliharaan berdasarkan optimasi umur pakai dengan biaya pemeliharaan yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem penunjang keputusan yang dapat membantu pengaturan kegiatan pemeliharaan mesin secara keseluruhan serta melakukan analisa biaya pemeliharaan sebagai dampak dari penerapan sistem tersebut. Perencanaan solusi pemeliharaan mesin melalui rancangan sistem penunjang keputusan pemeliharaan mesin mengikuti prinsip System Development Life Cycle atau SDLC yang terdiri dari beberapa kegiatan yakni tahap investigasi sistem, analisa sistem, desain dan pengembangan sistem, serta implementasi sistem. Basis data yang digunakan meliputi basis data daftar mesin produksi, komponen mesin, riwayat kondisi mesin, riwayat kerusakan mesin, riwayat penggantian mesin, catatan kegiatan harian mekanik, data produksi benih harian, dan harga komponen mesin. Penyusunan basis data menggunakan Microsoft Access 2003 dan untuk pembuatan aplikasi menggunakan Visual Basic 6.0, sedangkan untuk pembuatan laporan menggunakan aplikasi Crystal Report. Basis model yang digunakan dalam sistem penunjang keputusan yang dibuat yakni optimasi waktu dan biaya penggantian komponen. Sasaran pengguna dari sistem dibagi kedalam 3 kategori yaitu mekanik, petugas gudang, dan manajer. Kebutuhan fungsional dari setiap pengguna tersebut antara lain fungsi pengecekan, pencatatan kondisi mesin, penggantian komponen yang dilakukan, serta adanya keluaran berupa penjadwalan berkala. Hasil luaran dari sistem berupa jadwal kegiatan berkala 4 bulanan sesuai dengan jadwal henti pabrik yang selama ini dilakukan. Analisa biaya dilakukan terhadap 10 komponen dari total 294 komponen dalam siklus 3 tahunan. Dari perhitungan tersebut diperoleh reduksi biaya pemeliharaan mesin sebesar 10.2 %. Hasil uji coba sistem menunjukkan bahwa kebutuhan fungsional dari ketiga kategori pengguna telah terpenuhi, meliputi pengecekan mesin, pencatatan kegiatan pemeliharaan, pembuatan laporan kerusakan dan penggantian mesin, laporan keluar masuknya stok komponen, serta adanya jadwal kegiatan pemeliharaan berkala untuk setia periode 4 bulanan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgricultural Machinesid
dc.subject.ddcSeed Productionid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcSubang, Jawa Baratid
dc.titleRancang Bangun Sistem Penunjang Keputusan dalam Pemeliharaan Mesin Produksi Benih Padi di PT Sang Hyang Seriid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordbenih, downtimeid
dc.subject.keywordpadiid
dc.subject.keywordpemeliharaan mesinid
dc.subject.keywordsistem penunjang keputusanid
dc.subject.keywordbenihid
dc.subject.keyworddowntimeid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record