Show simple item record

dc.contributor.advisorBaga, Lukman M.
dc.contributor.authorChairunnisa, Nisrina
dc.date.accessioned2017-11-03T07:08:38Z
dc.date.available2017-11-03T07:08:38Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88238
dc.description.abstractFAM Organic Tenjolaya merupakan salah satu perusahaan yang membudidayakan sayuran organik. Seiring dengan berkembangnya pesaing dalam pertanian organik dan meningkatnya permintaan produk organik, FAM Organic Tenjolaya mengharapkan keberlanjutan usahanya di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor eksternal dan internal serta merumuskan strategi pengembangan usaha sayuran organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Matrix SWOT dan pendekatan Arsitektur Strategi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada tujuh alternatif strategi, yaitu (1) Meningkatkan produksi yang diiringi dengan pengembangan pasar ke arah yang lebih luas, (2) Meningkatkan kualitas SDM dan memperbaiki sistem perencanaan, pengorganisasian, serta administrasi, (3) mengoptimalkan kegiatan promosi, (4) Melakukan penelitian dan pengembangan dalam upaya menciptakan inovasi produk, (5) Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk sayuran organik, (6) Menciptakan produk olahan berbahan baku sayuran organik, dan (7) Mengelola sumberdaya internal yang sudah dimiliki dengan baik untuk mempertahankan usaha. Kemudian strategi tersebut dipetakan dalam rentang empat periode ke dalam arsitektur strategi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcManagementid
dc.subject.ddcBusiness managementid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleStrategi Pengembangan Usaha Sayuran Organik di FAM Organic Tenjolaya Kabupaten Bogor Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordarsitektur strategiid
dc.subject.keywordsayuran organikid
dc.subject.keywordmatriks SWOTid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record