Show simple item record

dc.contributor.authorAnggreini, Diah
dc.date.accessioned2010-04-27T06:20:25Z
dc.date.available2010-04-27T06:20:25Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8772
dc.description.abstractKebutuhan ternak akan energi, protein, lemak, serta vitamin dan mineral harus terpenuhi agar berproduksi secara optimum. Mineral berfungsi sebagai katalisator kerja enzim, menjaga keseimbangan membran sel, dan berperan penting dalam aktivitas mikroba rumen. Keseimbangan kation anion dalam ransum diketahui berperan dalam menjaga sel-sel tubuh untuk menjalankan fungsinya secara normal. Penelitian dilakukan di dua tempat, yaitu di kandang dan analisis sampel di Laboratorium. Penelitian ini menggunakan domba Garut jantan sebagai objek penelitian yang berasal dari Garut dengan umur 2.5 tahun dan telah mencapai tahap sexual maturity (kematangan seksual). Jumlah domba yang digunakan dalam penelitian sebanyak 12 ekor. Rataan bobot hidup awal domba penelitian per ekor 47 ± 5.22 kg. Penelitian ini mengkaji empat perlakuan ransum, yaitu: Basal = Ransum basal (RO), RN = RO + Zn-fitat 40 ppm, RB = RN+ DCAB (+40 mEq/100g), RA = RN + DCAB (-10 mEq/100g). Ransum basal terdiri atas hijauan dan konsentrat yang dicampur menjadi ransum komplit (complete feed). Neraca kation anion (dietary cation anion balance - DCAB) dihitung dengan rumus sebagai berikut: DCAB = (Na + K) – (Cl – S) (meq/100 g BK ransum). Hasil perhitungan nilai DCAB ransum basal dijadikan dasar dalam penambahan kation atau anion agar menjadi sebesar -10 dan +40. Penambahan Na2CO3 dan K2CO3, masing-masing menyumbangkan Na dan K, sedangkan penambahan CaCl2 dan CaSO4 masing-masing menyumbangkan anion Cl dan S. Zn-fitat ditambahkan sebagai sumber Zn. Hasil menunjukkan bahwa neraca kation anion yang berbeda dalam ransum domba Garut tidak memberikan efek yang negatif terhadap konsumsi, kecernaan, absorbsi mineral dan pertumbuhan. Ransum dengan neraca kation anion hanya akan menganggu absorpsi Ca pada nilai DCAB negatif. Volume semen meningkat jika domba diberi ransum dengan nilai DCAB positif. Kualitas makroskopis dan mikrokopis semen domba Garut tidak dipengaruhi oleh nilai DCAB ransum. Hal ini berarti bahwa DCAB ransum diduga hanya akan mengganggu metabolisme yang terkait dengan Ca. Kesimpulan menunjukkan bahwa neraca kation anion + 40 dan -10 tidak mengganggu metabolisme domba.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subjectanionid
dc.subjectsheepid
dc.subjectanionid
dc.subjectsemenid
dc.titleKonsumsi dan Kecernaan Nutrien Serta Kualitas Semen Domba Garut Dengan Ransum Bernilai Neraca Kation Anion Berbedaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record