Show simple item record

dc.contributor.advisorLumban Batu, Djamar T F
dc.contributor.advisorSulistiono
dc.contributor.authorCahyani, Nica
dc.date.accessioned2017-05-31T10:14:07Z
dc.date.available2017-05-31T10:14:07Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87035
dc.description.abstractSalah satu limbah hasil dari aktivitas industri di wilayah Segara Anakan adalah logam berat. Logam berat merupakan salah satu senyawa yang berbahaya, karena dapat terlarut di dalam air, terendap di dalam sedimen, dan terakumulasi di dalam tubuh ikan. Pengambilan contoh dilaksanakan setiap bulan dari Agustus 2015 sampai Januari 2016 di perairan estuari Sungai Donan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan logam berat Pb, Hg, Cd, dan Cu di daging ikan rejung, serta menentukan batas toleransi untuk mengkonsumsi ikan yang mengandung logam berat. Kandungan logam berat rata-rata pada daging ikan rejung berdasarkan pembacaan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) pada setiap bulan telah melebihi nilai ambang batas. Nilai tersebut adalah 1,237-9,194 ppm (Pb), 304,499-4535,221 ppb (Hg), 0,107-0,564 ppm (Cd), dan 0,360-1,388 ppm (Cu). Batas maksimum berat daging ikan rejung yang boleh dikonsumsi untuk orang dewasa (50 kg bb) dan anak-anak (15 kg bb), masing-masing adalah 17,64 gram daging per minggu dan 5,29 gram daging per minggu.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcLiving aquatic resource managementid
dc.subject.ddcFishingid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcCilacap, Jawa Tengahid
dc.titleKandungan Logam Berat Pb, Hg, Cd, dan Cu pada Daging Ikan Rejung (Sillago sihama) di Estuari Sungai Donan, Segara Anakan Timur, Cilacap, Jawa Tengah.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordikan rejungid
dc.subject.keywordlogam berat Pbid
dc.subject.keywordHgid
dc.subject.keywordCdid
dc.subject.keywordCuid
dc.subject.keywordSegara Anakanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record