Show simple item record

dc.contributor.advisorWiryawan, Budy
dc.contributor.advisorWahyuningrum, Prihatin Ika
dc.contributor.authorPranadi, Gilang Aditya
dc.date.accessioned2017-05-31T08:04:50Z
dc.date.available2017-05-31T08:04:50Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86537
dc.description.abstractKonsep traceability sekarang pada awalnya merupakan salah satu sistem manajemen risiko dalam menjamin mutu dan keamanan pangan global dengan fokus dalam memudahkan pelacakan produk. Saat penerapan traceability dikembangkan untuk menambah nilai ekonomis hasil tangkapan sehingga nelayan lebih sejahtera. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesiapan penerapan traceability untuk perikanan tuna dan cakalang di Sadeng berdasarkan faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi yang tepat dalam mendukung penerapan traceability. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan faktor internal yang digunakan sebagai kekuatan yang mendukung penerapan traceability yaitu 1) ikan tuna dan cakalang memiliki nilai ekonomis tinggi, 2) nelayan menggunakan Global Positioning System (GPS), 3) penyimpanan ikan didominasi menggunakan es, 4) nelayan pancing ulur yang dominan, 5) bycatch yang ditangkap sedikit. Faktor eksternal yang digunakan sebagai kekuatan mendukung penerapan traceability yaitu 1) nilai ekspor tuna dan cakalang masih tinggi, 2) dukungan pemerintah dalam pengelolaan perikanan tuna dan cakalang, 3) potensi sumberdaya perikanan tuna dan cakalang, 4) kesempatan kerja dibidang perikanan tinggi, 5) jumlah rumpon diperairan semakin bertambah. Terkait strategi yang dapat dipilih untuk mendukung penerapan traceability perikanan tuna dan cakalang di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng adalah 1) mengoptimalkan pemanfaatan SDI tuna dan cakalang, 2) melakukan pengembangan perikanan tuna dan cakalang, 3) peningkatan pendidikan sumberdaya manusia, 4) peningkatan pemahaman mengenai ukuran tuna layak tangkap dan traceability 5) membangun kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam penerapan traceability, 6) membuka investasi dalam penerapan traceability, 7) memperkuat peraturan traceability untuk nelayan pancing ulur, 8) meningkatkan pengawasan dalam kegiatan penangkapan ikan, 9) perbaikan pengembangan fasilitas pelabuhan, 10) meningkatkan sosialisasi perikanan rumpon dan traceability, dan mengadakan 11) pelatihan sertifikasi traceability.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultral University (IPB)id
dc.subject.ddcFisheriesid
dc.subject.ddcTuna fishid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcGunung Kidul-Yogyakartaid
dc.titleProspek Penerapan Traceability Perikanan Tuna Dan Cakalang Di Pelabuhan Perikanan Pantai (Ppp) Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakartaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcakalangid
dc.subject.keywordperikananid
dc.subject.keywordSWOTid
dc.subject.keywordtraceabilityid
dc.subject.keywordtunaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record