Show simple item record

dc.contributor.advisorSahara
dc.contributor.authorPutri, Selly Yanty Nansyah
dc.date.accessioned2017-05-31T06:36:59Z
dc.date.available2017-05-31T06:36:59Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86386
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergerakan harga beras IR 64 dan asimetri harga antara produsen dengan konsumen di 10 provinsi Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder bentuk time series bulanan periode 2003-2015 yang diperoleh dari BPS. Menggunakan data harga GKP untuk beras di tingkat produsen dan harga beras eceran untuk tingkat konsumen. Metode yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam jangka pendek transmisi harga beras konsumen terhadap harga beras produsen bersifat asimetris. Terjadi di 5 provinsi yaitu Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Sedangkan pada jangka panjang bersifat simetris di Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcHuman ecologyid
dc.subject.ddcCommunication and community developmentid
dc.subject.ddcDKI Jakartaid
dc.titleAsimetri Harga Beras : Studi Kasus di 10 Provinsi di Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBerasid
dc.subject.keywordAsimetri Hargaid
dc.subject.keywordECMid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record