Show simple item record

dc.contributor.advisorKusnadi, Nunung
dc.contributor.authorRambe, Khoiru Rizqy
dc.date.accessioned2017-05-31T04:43:33Z
dc.date.available2017-05-31T04:43:33Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86098
dc.description.abstractSelama 12 tahun terakhir, harga minyak goreng sawit Indonesia cenderung meningkat. Peningkatan harga minyak goreng sawit didorong oleh permintaan atau penawarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, penawaran, dan harga minyak goreng sawit Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dari 1990 hingga 2014. Model persamaan simultan digunakan untuk menganalisis permintaan dan penawaran minyak goreng sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan populasi penduduk berpengaruh signifikan terhadap permintaan minyak goreng sawit. Hal tersebut berimplikasi bahwa minyak goreng sawit dapat dikategorikan sebagai barang normal dan kebutuhan pokok di Indonesia. Sementara harga minyak goreng sawit, produksi CPO, dan harga riil CPO Domestik berpengaruh signifikan terhadap penawaran minyak goreng sawit. Harga minyak goreng sawit Indonesia tidak dipengaruhi secara signifikan oleh jumlah permintaan dan penawarannya secara terpisah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcDemandsid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePermintaan dan Penawaran Minyak Goreng Sawit Indonesia.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBarang Normalid
dc.subject.keywordMinyak Goreng Sawitid
dc.subject.keywordPersamaan Simultanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record