Show simple item record

dc.contributor.advisorDjuraidah, Anik
dc.contributor.advisorSoleh, Agus M.
dc.contributor.authorSheila, Agnesia Nely
dc.date.accessioned2017-05-31T03:09:25Z
dc.date.available2017-05-31T03:09:25Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85705
dc.description.abstractKesehatan merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyakit diare merupakan penyakit yang sering menyebabkan kematian. Penentuan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kasus diare dapat dimanfaatkan oleh Dinas Kesehatan masyarakat atau pihak terkait untuk mengurangi atau menurunkan kasus tersebut. Tahun 2014 Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak terkena penyakit diare. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang diduga mempengaruhi persentase kasus diare. Berdasarkan eksplorasi dari data melalui peta tematik, beberapa wilayah yang berdekatan cenderung berada dalam kelompok rentan diare yang sama. Hal ini mengindikasikan adanya keterkaitan antar wilayah pada persentase kasus diare, sehingga digunakan analisis spasial. Berdasarkan nilai pseudo-R2, model otoregresif spasial sudah cukup baik untuk digunakan dalam memodelkan persentase kasus diare di Provinsi Jawa Barat. Faktor yang berpengaruh terhadap persentase kasus diare Provinsi Jawa Barat tahun 2014 adalah proporsi rumah tangga yang tidak memiliki jamban sendiri dengan tangki septik, proporsi rumah sakit terhadap penduduk, proporsi puskesmas keliling terhadap penduduk, dan proporsi posyandu terhadap penduduk.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.subject.ddcStatistical analysisid
dc.titlePenerapan Regresi Spasial Terhadap Kasus Diare Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2014id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpenyakit diareid
dc.subject.keywordanalisis spasialid
dc.subject.keywordmodel otoregresif spasialid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record