Show simple item record

dc.contributor.advisorKusumaningrum, Harsi Dewantari
dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorFithriyani, Dina
dc.date.accessioned2017-05-23T02:20:05Z
dc.date.available2017-05-23T02:20:05Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85401
dc.description.abstractMasalah keamanan pangan tidak lepas dari adanya mikroba patogen yang dapat menyebabkan pada masalah kesehatan dan kerusakan pada pangan. Staphlococcus aureus dan Aspergillus niger merupakan bakteri patogen dan kapang perusak pangan yang mudah tumbuh di daerah Indonesia, sehingga pertumbuhannya harus dikontrol. Salah satu upaya untuk mengkontrol pertumbuhan mikroba tersebut yakni dengan penggunaan senyawa antimikroba alami seperti saponin. Senyawa saponin diketahui memiliki aktifitas antimikroba, dan jumlahnya cukup melimpah pada daun pepaya yang banyak tersebar di wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi saponin yang menghasilkan rendemen tinggi dari daun pepaya dengan membandingkan rendemen dari daun pepaya (tua, muda) dan pelarut (etanol, metanol) yang digunakan, serta untuk mengetahui aktivitas antimikroba saponin dari daun pepaya (Carica papaya L) pada S. aureus dan spora A. niger dengan melihat pengaruh saponin pada membran sel bakteri dan spora. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa ekstraksi menggunakan pelarut etanol menghasilkan rendemen yang lebih tinggi (5,7%) dibandingkan dengan metanol (3,2%), sedangkan rendemen ekstrak kaya saponin pada daun pepaya muda dan tua tidak berbeda nyata. Ekstrak kaya saponin yang diperoleh dengan pelarut etanol, pada konsentrasi 20 mg/mL dan 50 mg/mL mampu menghambat pertumbuhan S. aureus dan spora A. niger. Setelah dipaparkan dengan ekstrak kaya saponin selama 6 jam, absorbansi dari supernatan meningkat, hal tersebut mengindikasikan keluarnya cairan sitoplasma dari dalam sel. Selain itu, jumlah sel atau spora yang berfluoresense merah meningkat, mengindikasikan bahwa membran mengalami kebocoran. Ekstrak kaya saponin dari daun pepaya mampu menghambat pertumbuhan S. aureus dan menghambat germinasi spora A. niger dengan kebocoran membran.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcFood Scienceid
dc.subject.ddcFood Preservationid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Ekstrak Kaya Saponin Dari Daun Pepaya (Carica Papaya L) Terhadap Membran Staphylococcus Aureus Dan Aspergillus Nigerid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordA. nigerid
dc.subject.keyworddaun pepayaid
dc.subject.keywordkebocoran membranid
dc.subject.keywordsaponinid
dc.subject.keywordStaphylococcus aureusid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record