Show simple item record

dc.contributor.advisorBurhanuddin
dc.contributor.authorHasanah, Uswatun
dc.date.accessioned2017-05-04T04:18:34Z
dc.date.available2017-05-04T04:18:34Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84263
dc.description.abstractTrend back to nature menunjukkan semakin arifnya konsumen yang peduli kesehatan dengan mengkonsumsi sayuran organik. Adanya perubahan tingkat konsumsi sayur organik mengakibatkan ADS IPB sebagai pelaku usaha sayuran menghadapi risiko dalam memperkirakan waktu produksi dan jumlah sayuran yang akan dihasilkan. Hal ini merupakan poin penting yang melatar belakangi perlunya peramalan permintaan dan perencanaan produksi sayuran organik. Metode peramalan untuk menentukan permintaan sayuran organik di masa mendatang ialah metode ARIMA karena memiliki nilai MSE terkecil. Hasil peramalan permintaan bayam hijau selama lima bulan (Maret-Juli 2016) berkisar antara 100-275 pack/hari, permintaan caisim berkisar antara 45-175 pack/hari, dan permintaan kangkung berkisar antara 80-180 pack/hari. Perencanaan produksi disusun berdasarkan karakteristik sayuran organik dan hasil ramalan permintaan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcBusiness managementid
dc.subject.ddcProductsid
dc.titlePeramalan Permintaan dan Perencanaan Produksi Sayuran Organik pada Agribusiness Development Station (ADS) Ipbid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordorganikid
dc.subject.keywordperamalanid
dc.subject.keywordperencanaanid
dc.subject.keywordproduksiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record