Show simple item record

dc.contributor.advisorSoetarto, Endriatmo
dc.contributor.authorSari, Putri Widya
dc.date.accessioned2017-03-01T07:21:45Z
dc.date.available2017-03-01T07:21:45Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83477
dc.description.abstractKasus perampasan lahan yang dialami oleh petani Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang membuat petani mengalami kerugian materil maupun kerugian moril. Kasus-kasus perampasan lahan seharusnya tidak terjadi mengingat telah diberlakukannya reforma agraria dan diterbitkannya UUPA 1960. Kasus perampasan lahan melahirkan gerakan perlawanan petani yang merasa tidak mendapatkan keadilan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisa sejarah struktur penguasaan lahan yang saat ini menjadi objek sengketa, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan petani gerakan, serta menganalisa soliditas ikatan dalam gerakannya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah metode snowball sedangkan pemilihan terhadap informan dilakukan secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal berupa kesadaran kolektif memiliki hubungan yang kuat dengan tingkat keterlibatan petani dalam gerakan. Soliditas ikatan yang terbentuk pada perlawanan petani Desa Wanajaya tergolong soliditas yang kuat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcCommunication Developmentid
dc.subject.ddcFarmersid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcKarawang - Jawa Baratid
dc.titlePerampasan Lahan Dan Gerakan Perlawanan Petaniid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordgerakan petaniid
dc.subject.keywordperampasan lahanid
dc.subject.keywordsoliditas gerakanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record