Show simple item record

dc.contributor.advisorFuah, Asnath M
dc.contributor.advisorSalundik
dc.contributor.authorSantoso, Abdullah Joyo
dc.date.accessioned2016-07-21T02:22:17Z
dc.date.available2016-07-21T02:22:17Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/81140
dc.description.abstractPemanfaatan lahan pasang surut sebagai lahan pertanian telah lama dilakukan sejalan dengan berkurangnya lahan pertanian di Indonesia. Kelurahan Simpang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi sebagai lokasi penelitian merupakan salah satu daerah di Indonesia yang menggunakan lahan pasang surut sebagai lahan usaha pertanian. Pada umumnya petani-peternak di lokasi penelitian dalam usaha pertanian-peternakan masih dilakukan secara terpisah. Jika usaha tersebut di integrasikan akan memberikan hasil yang lebih optimal. Penerapan biosistem peternakan sapi potong, biogas dan sayur merupakan salah satu metode untuk mengintegrasikan ternak dengan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan biosistem peternakan sapi potong, biogas dan tanaman sayur yang aplikatif yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan pendapatan bagi petani peternak yang melakukannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan biosistem akan memberikan lebih banyak keuntungan, antara lain biogas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memasak kebutuhan petani sehari-hari serta sludge yang merupakan lumpur yang dihasilkan dari proses terbentuknya biogas dapat dijadikan pupuk organik yang sesuai dengan kriteria SNI (19-7030-2007). Penggunaan pupuk sludge pada tanaman sayur terbukti secara statistik (P<0.05) dapat meningkatkan pertumbuhan batang, daun dan berat segar pada tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir) jika dibandingkan dengan penggunaan pupuk anorganik (Phonska) dan tanpa pupuk. Selanjutnya berdasarkan analisis efisiensi ekonomi yang dihitung selama satu tahun diperoleh laba bersih sebesar Rp. 18,796,880 (NPV=48,078,111; B/C Ratio=2.21; Payback period=2.12) sedangkan tanpa menerapkan biosistem hanya memperoleh Rp. 13,024,560 (NPV=34,842,843; B/C Ratio=2,34; Payback period=2.0).id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcAnimal husbandryid
dc.subject.ddcCattleid
dc.titlePenerapan Biosistem Peternakan Sapi Potong, Biogas Dan Sayur Di Lahan Pasang Surut Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambiid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordbiosistemid
dc.subject.keywordpeternakan sapi potongid
dc.subject.keywordbiogasid
dc.subject.keywordpupuk organikid
dc.subject.keywordIpomoea reptans Poirid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record