Show simple item record

dc.contributor.advisorSahara
dc.contributor.advisorBeik, Irfan Syauqi
dc.contributor.authorIlmi, Sendy Watazawwadu
dc.date.accessioned2016-06-02T03:28:29Z
dc.date.available2016-06-02T03:28:29Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80749
dc.description.abstractBank Umum Syariah (BUS) dalam menjalankan kegiatan operasionalnya selalu dihadapkan dengan berbagai risiko. Salah satunya adalah risiko pembiayaan yang pada Bank Umum Syariah (BUS) disebut Non Performing Financing (NPF). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pertumbuhan GDP, inflasi, pengangguran, nilai komposit GCG, total aset, CAR, FDR, dan ROA terhadap NPF pada BUS. Penelitian ini menggunakan metode unbalanced panel dengan data kuartalan periode kuartal I 2007 hingga kuartal IV 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INFL dan GCG berpengaruh positif terhadap NPF, sedangkan GDPG, CAR, dan ROA berpengaruh negatif terhadap NPF. Di sisi lain UNMPT, LNASET, dan FDR tidak memiliki pengaruh terhadap NPF. Berdasarkan hasil penelitian, BUS hendaknya mengontrol CAR dan ROA serta meningkatkan kualitas nilai GCC. Pemerintah perlu berupaya meningkatkan pertumbuhan GDP agar kemampuan masyarakat untuk membayar utang meningkat. Pada sisi otoritas moneter, Bank Indonesia hendaknya selalu mengontrol tingkat inflasi sehingga daya beli masyarakat dapat stabil atau menjadi lebih baik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcBankingid
dc.titleDeterminan Non Performing Financing Bank Umum Syariah Di Indonesia: Pendekatan Unbalanced Panel Dataid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBank Umum Syariahid
dc.subject.keywordnon performing financingid
dc.subject.keywordunbalanced panel dataid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record