Show simple item record

dc.contributor.advisorSuryahadi
dc.contributor.advisorSukria, Heri Ahmad
dc.contributor.authorHapsari, Saprilian Stya
dc.date.accessioned2016-05-10T03:15:44Z
dc.date.available2016-05-10T03:15:44Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80232
dc.description.abstractSolusi tepat guna diperlukan dalam rangka menunjang ketersediaan dan kualitas hijauan di Indonesia, yaitu melalui teknologi pengawetan, penyimpanan, transportasi dan distribusi. Teknologi pengawetan yang banyak digunakan adalah silase atau hay, namun aplikasi teknologi ini belum optimal di kalangan peternak. Teknologi ini perlu dimodifikasi namun dengan pendekatan yang berbeda. Penggunaan aditif berupa sumber energi dan asam maupun garam organik yang dibutuhkan bagi bakteri dapat mempercepat proses fermentasi. Campuran ini disebut cairan aditif fermentasi (AF). Teknologi pengawetan hijauan menggunakan AF dikenal sebagai hijauan awet fermentasi (Hi-fer). Level penggunaan AF yang belum optimal menyebabkan terjadinya penurunan kualitas nutrisi Hi-fer selama penyimpanan. Oleh karena itu kualitas nutrisi Hi-fer dapat ditingkatkan dengan penambahan aditif lainnya, yaitu bakteri Lactobacillus plantarum dan asam formiat. Tujuan penelitian diantaranya adalah memperoleh level AF terbaik, mengetahui pengaruh penambahan kedua bahan aditif terhadap kualitas nutrisi Hi-fer serta menentukan perlakuan terbaik yang memberikan peningkatan mutu Hi-fer dan palatabilitas pada ternak. Rangkaian penelitian terdiri atas 2 percobaan utama. Percobaan pertama terdiri dari 2 tahap. Tahap ke-1 menguji kualitas fisik dan fermentatif hasil akhir Hi-fer. Pengukuran kualitas fermentatif menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3x2x2 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah level AF (5%, 7.5%, dan 10%), faktor kedua adalah L.plantarum (tanpa dan dengan menggunakan L.plantarum) dan faktor ketiga adalah asam formiat (tanpa dan dengan menggunakan asam formiat 0.15%). Tahap ke-2 menguji kualitas kimia, mikrobiologi dan kecernaan in vitro Hi-fer terpilih berdasarkan level AF. Rancangan percobaan pada analisa in vitro adalah rancangan acak kelompok dengan 4 jenis Hi-fer (P0= Hi-fer kontrol, P1= P0 + asam formiat, P2= P0 + L.plantarum, P3= P0 + asam formiat + L.plantarum) dan 3 kelompok cairan rumen serta 3 bag (kemasan) sebagai sub ulangan. Percobaan kedua menguji palatabilitas Hi-fer pada ternak. Rancangan percobaan menggunakan bujur sangkar latin dengan 4 jenis Hi-fer sebagai perlakuan dan 4 ekor ternak domba ekor tipis (jantan) selama 4 hari. Hasil percobaan pertama menunjukkan seluruh Hi-fer memiliki karakteristik fisik yang berkualitas baik, dengan penggunaan AF optimal pada level 7.5%. Kedua jenis aditif baik L. plantarum maupun asam formiat memberikan pengaruh pada peningkatan kualitas fermentasi dan nutrisi Hi-fer. Penggunaan AF dapat dikurangi dengan penambahan L. plantarum dan asam formiat ditinjau dari karakteristik fermentatif yaitu pH. Penambahan L. plantarum mampu meningkatkan kualitas nutrisi Hi-fer melalui peningkatan karakteristik fermentasi seperti penurunan pH, tingginya bahan kering produk akhir dan rendahnya ammonia. Penggunaan asam formiat berperan dalam menekan proteolysis baik didalam proses ensilase maupun dalam rumen, namun kurang efektif ketika dikombinasikan dengan L. plantarum. Hasil percobaan kedua menunjukkan penambahan asam formiat mampu meningkatkan palatabilitas Hi-fer pada ternak domba. Simpulan hasil penelitian adalah baik penambahan L. plantarum maupun asam formiat dapat menekan penggunaan AF dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas nutrisi Hi-fer dengan kelebihan masing-masing. Perlakuan penambahan asam formiat terpilih mampu memberikan peningkatan kualitas nutrisi dan palatabilitas pada Hi-fer.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnimal Breedingid
dc.subject.ddcFeeding of animalid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePeningkatan Mutu Nutritif Hijauan Fermentasi (Hi-Fer) Melalui Inokulasi Lactobacillus Plantarum Dan Asam Formiatid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordHi-ferid
dc.subject.keywordaditif fermentasiid
dc.subject.keywordLactobacillus plantarumid
dc.subject.keywordasam formiatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record