Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Y Aris
dc.contributor.advisorPujantoro, Lilik
dc.contributor.advisorSobir
dc.contributor.authorMardiana
dc.date.accessioned2016-04-27T04:36:29Z
dc.date.available2016-04-27T04:36:29Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80099
dc.description.abstractBawang merah merupakan salah satu komoditas yang penting bagi masyarakat sebagai kebutuhan sehari-hari. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, bawang merah juga digunakan untuk obat-obatan. Kandungan air yang tinggi menyebabkan bawang merah sangat mudah mengalami kerusakan dan perubahan mutu seperti susut bobot sehingga umur simpan menjadi lebih pendek. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk memperpanjang umur simpan dan mempertahankan mutu bawang merah selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyimpanan suhu rendah pada benih bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang meliputi susut bobot, kadar air, dan kerusakan benih dalam memperpanjang masa simpan dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan di lapang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok satu faktor dengan ukuran benih bawang merah sebagai faktor kelompok dan tingkat suhu sebagai faktor perlakuan. Ukuran benih bawang merah yang berbeda menjadi faktor kelompok disebabkan oleh masing-masing ukuran (besar, sedang, dan kecil) menunjukkan perbedaan kualitas. Penyimpanan pada suhu rendah dilakukan pada tingkat suhu 0, 5, 10 °C dan suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan kondisi penyimpanan benih bawang merah terbaik yakni suhu 0 oC untuk persentase susut bobot terendah pada benih ukuran besar, sedang, dan kecil masing-masing sebesar 9.03, 8.71, dan 8.62%. Sedangkan, untuk persentase selisih penurunan kadar air terendah pada setiap ukuran benih masing-masing 0.19, 0.97, dan 0.95%. Selain itu, persentase kerusakan terendah pada benih yakni suhu 5 oC untuk setiap ukuran benih masing-masing 17.60, 7.53, dan 10.46%. Kondisi benih setelah ditanam di lapang selama dua (2) minggu menunjukkan persentase daya tumbuh 100% untuk benih ukuran kecil yang disimpan pada masing-masing suhu. Pertumbuhan awal benih yang disimpan pada suhu ruang menunjukkan peningkatan yang lebih besar pada kenaikan tinggi tanaman maupun jumlah daun untuk masing-masing ukuran benih. Persentase bunga yang diharapkan sebesar 0% pada suhu 0 oC dan suhu ruang untuk setiap ukuran benih yang disimpan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcHarvestingid
dc.subject.ddcPost harvestid
dc.subject.ddc2014-2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePenyimpanan Benih Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Pada Suhu Rendah Untuk Memperpanjang Masa Simpan Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhanid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordbenih bawang merahid
dc.subject.keyworddaya tumbuhid
dc.subject.keywordkerusakan benihid
dc.subject.keywordpenyimpanan suhu rendahid
dc.subject.keywordsusut bobot.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record