Show simple item record

dc.contributor.advisorSunarti, Titi Candra
dc.contributor.authorRizkiana, Wening
dc.date.accessioned2015-04-30T02:32:36Z
dc.date.available2015-04-30T02:32:36Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/74931
dc.description.abstractTapioka alami memiliki banyak kelemahan jika langsung digunakan pada industri, sehingga diperlukan modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pati termodifikasi yaitu pati nanokristalin terasetilasi. Modifikasi tapioka nanokristalin terasetilasi meliputi tiga proses yaitu pembentukan tapioka kristalin melalui proses lintnerisasi, pembentukan tapioka nanokristalin melalui proses presipitasi dengan etanol, dan asetilasi menggunakan asetat anhidrida. Modifikasi asetilasi menggunakan beberapa jenis pati yaitu tapioka alami, tapioka kristalin dan tapioka nanokristalin dengan perlakuan asetat anhidrida 3% dan 6%. Pengaruh perlakuan perbedaan konsentrasi asetat anhidrida yang ditambahkan dalam proses asetilasi dapat meningkatkan daya serap air, daya serap minyak, namun menurunkan kelarutan, swelling power dan daya cerna pati. Pengaruh perbedaan konsentrasi asetat anhidrida 3% dan 6% menyebabkan peningkatan persen asetilasi dan derajat substitusi pada pati tapioka kristalin, namun pada tapioka alami dan tapioka nanokristalin terjadi penurunan persen asetilasi dan derajat substitusi.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcAgriculture Technologyen
dc.subject.ddcAgriculture machineen
dc.titleProduksi Pati Tapioka Nanokristalin Terasetilasien
dc.subject.keywordasetilasien
dc.subject.keywordlintnerisasien
dc.subject.keywordpati termodifikasien
dc.subject.keywordtapioka kristalinen
dc.subject.keywordtapioka nanokristalinen
dc.subject.keywordpresipitasien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record