View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      :Induksi Pematangan Gonad Ikan Patin Siam Pangasianodon hypophthalmus Betina Ukuran 5 Kg Menggunakan OODEV melalui Penyuntikan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (988.6Kb)
      Date
      2014
      Author
      Br Ginting, Adriyani
      Sudrajat, Agus Oman
      Arfah, Harton
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ikan patin siam hanya dapat dipijahkan pada musim hujan dan memerlukan waktu 4-6 bulan untuk dapat dipijahkan kembali. Rekayasa hormonal untuk mempercepat kematangan gonad merupakan salah satu solusi penyediaan induk ikan patin matang gonad di luar musim pemijahan. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat proses pematangan gonad ikan patin siam menggunakan hormon OODEV. Hormon OODEV terdiri dari Pregnant Mare Serum Gonadothropin (PMSG) dan antidopamin yang diinjeksikan secara intramuskular ke induk ikan patin berukuran 5 kg/ekor dengan 3 perlakuan dan 10 ulangan., yaitu penyuntikan OODEV 0 ml/kg ikan: OODEV 0 ml/kg; penyuntikan OODEV 0,25 ml/kg ikan: OODEV 0,25 ml/kg; dan penyuntikan OODEV 0,5 ml/kg ikan: OODEV 0,5 ml/kg. Hasil menunjukkan bahwa pemberian OODEV dapat mempercepat pematangan gonad ikan patin . Perlakuan OODEV 0,25 ml/kg dan OODEV 0,5 ml/kg ikan dapat matang gonad 100% pada minggu ke-6, sedangkan perlakuan OODEV 0 ml/kg tidak ada ikan yang matang gonad. Fekunditas perlakuan OODEV 0,25 ml/kg dan OODEV 0,5 ml/kg secara berturut-turut adalah 352.097±220,31 butir/kg induk dan 85.698±230,17 butir/kg induk. Diameter telur perlakuan OODEV 0,25 ml/kg dan OODEV 0,5 ml/kg sebesar 1,26±0,05 mm dan 1,21±0,09 mm. Hasil histologi menunjukkan bahwa perlakuan OODEV 0,25 ml/kg perkembangan gonad pada fase mature (Tingkat kematangan gonad IV) dan maturing (Tingkat kematangan gonad III). Sedangkan histologi gonad perlakuan OODEV 0,5 ml/kg menunjukkan perkembangan gonad pada fase maturing (Tingkat kematangan gonad III). Hasil penelitian ini memberikan harapan penyedia benih ikan patin secara kontinu sepanjang tahun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72408
      Collections
      • UT - Aquaculture [2189]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository