Show simple item record

dc.contributor.advisorEvvyernie, Dwierra
dc.contributor.advisorHarlina, Eva
dc.contributor.authorWinarni, Astri
dc.date.accessioned2014-12-08T01:52:27Z
dc.date.available2014-12-08T01:52:27Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/70943
dc.description.abstractPenyakit kecacingan merupakan penyakit yang dapat mengganggu kesehatan ternak. Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian tepung daun saga rambat (Abrus precatorius) dan kemuning (Murraya paniculata) terhadap penyakit kecacingan pada kambing Peranakan Etawah laktasi. Dua belas ekor kambing PE dengan rataan bobot badan 49.4±8.5 kg, kali beranak 2-4 kali dan rataan produksi susu 940±310 mL ekor-1hari-1, dikelompokkan secara acak ke dalam 3 kelompok. Penelitian terdiri atas 4 perlakuan, P0 (kontrol), P1 (tepung daun saga 4.3%), P2 (tepung daun kemuning 0.7%), dan P3 (kombinasi tepung daun saga dan kemuning). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ekor kambing. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil pengamatan menunjukkan perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi dan profil darah, namun ada indikasi penurunan jumlah telur cacing setelah dua minggu perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tepung daun saga 4.3%, daun kemuning 0.7%, maupun kombinasi keduanya belum mampu membasmi penyakit kecacingan pada kambing PE laktasi, namun ada indikasi perlakuan tepung daun kemuning lebih potensial dibandingkan perlakuan lainnya dalam menurunkan jumlah telur cacing.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcNutritional Sciences and Feed Technologyen
dc.subject.ddcFeedstuffsen
dc.titlePemberian Tepung Daun Saga Rambat dan Kemuning terhadap Kecacingan pada Kambing Peranakan Etawah Laktasien
dc.subject.keyworddaun sagaen
dc.subject.keyworddaun kemuningen
dc.subject.keywordinfeksi parasiten
dc.subject.keywordkambing peranakan etawah laktasien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record