Show simple item record

dc.contributor.advisorUtomo, Nur Bambang Priyo
dc.contributor.advisorKurniasih, Titin
dc.contributor.authorPermatasari, Astrid Miradiyas
dc.date.accessioned2014-12-03T02:13:54Z
dc.date.available2014-12-03T02:13:54Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/70700
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik penggunaan jeroan ikan laut dalam pakan ikan patin sebagai sumber protein ikan. Patin berukuran 3 inci dengan bobot awal 5,31 ± 1,25 gram, dipelihara selama 40 hari dengan padat tebar 30 ekor dalam akuarium berukuran 100x50x40 cm3. Terdapat 4 perlakuan, yaitu A (dosis 0%), B (dosis 5%), C (dosis 10%), dan D (dosis 15%). Pemberian pakan dilakukan secara at satiation. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter tingkat kelangsungan hidup tidak berbeda nyata (P>0,05). Hasil terbaik ditunjukkan pada perlakuan B (dosis 5%) dalam retensi lemak, jumlah konsumsi pakan, konversi pakan dan laju pertumbuhan harian dengan nilai konversi pakan sebesar 1,45 serta nilai laju pertumbuhan harian sebesar 3,75%. Dengan demikian, jeroan ikan laut dapat digunakan sebagai sumber protein pakan patin.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcAquacultureen
dc.subject.ddcCatfishesen
dc.titlePenggunaan Jeroan Ikan Laut sebagai Bahan Baku Sumber Protein pada Pakan Ikan Patin Pangasianodon sp.en
dc.subject.keywordBahan bakuen
dc.subject.keywordjeroan ikan lauten
dc.subject.keywordikan patinen
dc.subject.keywordPangasianodon spen
dc.subject.keywordproteinen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record