Show simple item record

dc.contributor.authorRijali, Dede Husban
dc.date.accessioned2013-04-26T03:16:33Z
dc.date.available2013-04-26T03:16:33Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62989
dc.description.abstractdijadikan bahan pakan. Pemberian pakan hijauan pada ternak dapat berupa hijauan segar atau berupa hijauan yang diawetkan seperti hay dan silase. Silase merupakan pakan ternak yang dihasilkan melalui proses fermentasi an aerob dengan kandungan air yang tinggi. Keberhasilan dalam proses silase salah satunya ditentukan oleh kandungan Water Soluble Carbohydrate (WSC) yang ada pada bahan baku silase. Kandungan WSC pada hijauan berkaitan dengan penerimaan cahaya matahari. Tanaman merubah energi dari matahari menjadi gula sehingga konsentrasi gula secara umum lebih tinggi pada sore atau menjelang malam hari. Konsentrasi gula mulai menurun pada malam hari melalui proses respirasi dalam tanaman dan lebih rendah lagi pada pagi hari. Sehingga kajian kualitas silase hijauan yang dipanen pada waktu berbeda sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kualitas silase dari daun lamtoro, daun singkong, dan daun ubi jalar yang dipanen pada waktu berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berpola faktorial (3x3). Faktor A adalah jenis hijauan (daun singkong, daun ubi jalar, dan daun lamtoro); faktor B adalah waktu panen (pagi, siang, dan sore hari).en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKualitas Silase Daun Singkong, Daun Ubi Jalar, dan Daun Lamtoro yang Dipanen pada Waktu Berbedaen
dc.subject.keywordcassava leaves silage
dc.subject.keywordsweet potato leaves silage
dc.subject.keywordleucaena leaves silage
dc.subject.keywordorganoleptic characteristic
dc.subject.keywordlactic acid bacteria (LAB) population
dc.subject.keywordwater Soluble Carbohydrate
dc.subject.keywordWSC lost


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record