Show simple item record

dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorRidy
dc.date.accessioned2013-02-07T07:59:10Z
dc.date.available2013-02-07T07:59:10Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60499
dc.description.abstractSecara kondisi geografis, ekologi, dan kesuburan lahan, Indonesia memiliki karateristik wilayah yang cocok untuk pengembangan perkebunan tebu. Walaupun tebu merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia, tetapi hingga saat ini produksi gula nasional masih belum cukup tersedia untuk masyarakat luas. Sampai saat ini Indonesia masih melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan domestik. Dengan alasan tersebut, produksi tebu nasional seharusnya mendapat perhatian khusus bagi pemerintah mengingat permintaan masyarakat akan gula yang tinggi dan cenderung mengalami peningkatan. Gula kristal putih (white sugar) tergolong komoditas strategis yang dilindungi oleh pemerintah. Sebagai komoditas strategis, pemerintah banyak melakukan intervensi terhadap industri gula. Peran kebijakan pemerintah dalam hal perdagangan sangat dipengaruhi dinamika perkembangan perkebunan tebu dan industri gula di tengah kondisi perdagangan bebas dan persaingan dengan gula impor. Salah satu kebijakan pemerintah yang terbaru dan diduga dapat mempengaruhi daya saing komoditi tebu lokal adalah Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.011/2009 tentang penurunan tarif bea masuk atas gula impor . Peraturan tersebut menunjukkan penurunan bea masuk gula menjadi Rp 400 per kilogram dari sebelumnya Rp 790 per kilogram. Peraturan tersebut menunjukkan adanya penurunan tarif impor gula dimana hal ini diduga dapat mengurangi daya saing komoditi tebu lokal. Untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah tersebut maka penelitian ini dilakukan di salah satu sentra perkebunan tebu di Indonesia tepatnya di Pabrik Gula Sindang Laut Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Menganalisis daya saing (keunggulan komparatif dan kompetitif) komoditi tebu yang dihasilkan oleh petani tebu di lokasi penelitian, (2) Menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing komoditas tebu di lokasi penelitian, dan (3) Menganalisis dampak penurunan tarif impor gula terhadap daya saing komoditi tebu yang dihasilkan oleh petani tebu di lokasi penelitian. ...en
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titleAnalisis Dampak Penurunan Tarif Impor Gula terhadap Daya Saing Komoditi Tebu (Studi Kasus : Petani Tebu di Wilayah Kerja Pabrik Gula Sindang Laut, Kabupaten Cirebon)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record