View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penambahan Fungisida pada Bahan Pencuci dan Waktu Pencucian terhadap Kualitas Buah Mangga (Mangifera indica) Varietas Arumanis.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.084Mb)
      Abstract (310.6Kb)
      BAB I (455.0Kb)
      BAB II (476.6Kb)
      BAB III (545.8Kb)
      BAB IV (1.289Mb)
      BAB V (378.7Kb)
      Cover (323.3Kb)
      Daftar Pustaka (466.7Kb)
      Lampiran (427.0Kb)
      Date
      2012
      Author
      Firsti, Rabbani El
      Poerwanto, Roedhy
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Getah yang terdapat pada kulit mangga merupakan masalah bagi petani, karena dapat menurunkan kualitas. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi penurunan kualitas tersebut yaitu dengan melakukan pencucian menggunakan bahan pencuci yang bersifat basa. Percobaan ini bertujuan untuk membersihkan buah dari getah dan kotoran serta menghambat terjadinya busuk pada buah mangga. Percobaan ini dilaksanakan di Kecamatan Haurgeulis, Indramayu dan Laboratorium Pasca Panen, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor pada Desember 2011 hingga Januari 2012. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari lima macam perlakuan bahan pencuci, yaitu : P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1 = air, P2 = larutan Ca(OH)2 0.5 % dan deterjen, P3 = larutan Ca(OH)2 0.5%, deterjen 1%, dan fungisida, dan P4 = fungisida. Faktor kedua yaitu waktu pencucian yang terdiri dari dua macam yaitu : T1 = 0 jam setelah panen, dan T2 = 6 jam setelah panen. Pengamatan dilakukan kebersihan dari getah dan kotoran, luka bakar, dendritik, busuk pangkal buah, busuk buah, antraknosa, kekerasan, dan perubahan warna kulit buah. Hasil percobaan ini menunjukan bahwa larutan Ca(OH)2 0.5% + deterjen 1% + fungisida merupakan larutan paling baik untuk menghilangkan getah dan kotoran, mengurangi luka bakar sampai 6 HSP, mengurangi dendritik sampai 4 HSP, menunda busuk pangkal buah sampai 6 HSP, menunda busuk buah sampai 4 HSP dan menunda antraknosa sampai 8 HSP dibandingkan dengan buah mangga yang tidak dicuci dengan waktu pencucian 0 jam setelah panen dan 6 jam setelah panen. Bahan pencuci larutan Ca(OH)2 0.5% + deterjen 1% merupakan larutan yang dapat iii mempertahankan kualitas buah mangga, akan tetapi harus dilakukan pencucian 0 jam setelah panen untuk mendapatkan hasil yang baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58869
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository