Show simple item record

dc.contributor.authorHerman
dc.date.accessioned2012-01-06T02:10:11Z
dc.date.available2012-01-06T02:10:11Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/52775
dc.description.abstractMinyak sawit mengandung 40% asam oleatyang merupakan asam lemak tidak jenuh tunggal dan juga terdiri dari 49% asam lemak jenuh terutama asam palmitat dan stearat. Oengan melihat kandungan asam oleatnya pada posisi ke-2 thasilgliserolnya, maka sangatcocok digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan cocoa butter equivalent, dimana CBE ini mengndung POS (1-palmitoyl-2-oleoyl-3stearoyl-3steraroyl-glyserol) yang tinggi, disusul SOS (1,3- stearoyl-2-oleoyl-gliserol), POP (1,3-dipalmitoyl-2oleoyl-gliserol) dan komponen minor lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kondisi hidrolisis optimum minyak olein untuk menghasilkan monoasilgliserol (2-monooleat) menggunakan biokatalts dedak padi dan lypozime, melakukan interesterifikasi stearat dengan olein dan produk hidrolisisnya pada berbagai waktu reaksi dan mengkarakterisasi produk interesterifikasi enzimatik untuk tujuan Cocoa Butter Equivalent (CBE), yaitu kandungan lemak padatdan profil komposisi lipidanya.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePenggunaan dedak dan lypozime dalam biohidrolisis olein minyak sawit dan interesterifikasi enzimatik untuk menghasilkan bahan baku Cocoa Butter Equivalent (CBE)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record