View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Metode CHAID Untuk Penentuan Koleksi Inti Tanaman Kacang Hijau

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (627.5Kb)
      Cover (373.8Kb)
      abstrak (322.7Kb)
      BAB I (326.9Kb)
      BAB II (540.6Kb)
      BAB III (522.7Kb)
      BAB IV (658.8Kb)
      Kesimpulan (498.9Kb)
      Daftar Pustaka (360.4Kb)
      Lampiran (654.0Kb)
      Date
      2011
      Author
      Syaiful, Achmad
      Djuraidah,Anik
      Sutoro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen) telah melakukan pengembangan koleksi kacang hijau sehingga jumlah koleksi bertambah banyak mencapai sekitar 1024 aksesi kacang hijau. Para peneliti telah berupaya untuk mengatur dan mengelola seluruh koleksi dengan baik dan efisien. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pemilihan koleksi inti (core collection) untuk pemilihan varietas yang mampu merepresentasikan seluruh koleksi. Metode CHAID merupakan metode statistika yang dapat digunakan untuk pemilihan koleksi inti. Di samping itu, metode ini dapat digunakan pula untuk menentukan penciri dari koleksi inti yang terbentuk. Untuk evaluasi kebaikan koleksi inti digunakan kriteria mean difference percentage (MD%), varience difference percentage (VD%), dan coincidence rate of range (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peubah respon berupa epicotyl atau hipocotyl memperlihatkan peubah berat 100 biji menjadi penciri utama, sedangkan pada kombinasi keduanya memperlihatkan panjang polong sebagai penciri utama. Berdasarkan hasil evaluasi kestabilan kebaikan koleksi inti dalam pemilihan koleksi inti pada pengambilan contoh acak berlapis sebanyak 10% dari seluruh koleksi menunjukkan epicotyl CHAID dan kombinasi kedua warna adalah pemilah terbaik karena mempunyai nilai MD%, VD%, dan CR yang terkecil dibandingkan menggunakan hipocotyl CHAID, hipocotyl dan epicotyl CHAID, dan epicotyl atau hipocotyl saja. Kelompok yang terbentuk dari kombinasi pengelompokkan epicotyl CHAID dan kombinasi kedua warna ini dapat dimanfaatkan oleh BB Biogen untuk memilih koleksi inti.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/52497
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository