Show simple item record

dc.contributor.authorTriatma
dc.date.accessioned2011-09-14T02:37:41Z
dc.date.available2011-09-14T02:37:41Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50327
dc.description.abstractKelapa sawit adalah salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran yang sangat penting di dalam perekonomian di Indonesia karena hasil olah kelapa sawit merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako) yang sangat dibutuhkan masyarakat yaitu minyak goreng. Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis dan memiliki potensi lahan yang subur sehingga sangat cocok untuk perkebunan kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia setiap tahun selalu meningkat. Luas pekebunan kelapa sawit di Indonesia tahun 2003-2007 adalah 5.283.557 ha, 5.717.026 ha, 5.950.321 ha, 6.594.914 ha, 6.61 1.614 ha (Sumber: Ditjenbun). Hal ini menyebabkan perrnintaan untuk bibit ltelapa sawit juga meningkat. Namun ininimnya penyediaan benih yang berkualitas menjadi kendala dalam pengembangan ltelapa sawit. Untuk membuat bibit sawit perontoltannya masih sacara manila1 menggunakan pisau dan tidak boleh direbus. Metode perontoltan manual dengan menggunakan pisau sangat membahayakan pekerja, jika terjadi kecelakaan bisa mengakibatkan putusnya jari-jari tangan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleRancangbangun prototype mesin perontok buah sawit untuk pembenihanen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record