Show simple item record

dc.contributor.authorHasiholan, Mulatua
dc.date.accessioned2011-09-13T03:29:45Z
dc.date.available2011-09-13T03:29:45Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50225
dc.description.abstractSecara umum produk hortikultura sangat mudah rusak dan kualitasnya mengalami kemunduran secara cepat setelah panen. Hal tersebut membuat produk hortikultura menjadi tidak tahan disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama. Namun penurunan baik kualitas maupun kuantitas dari buah-buahan setelah panen dapat dipertahankan dengan melakukan kegiatan pasca panen yang baik, salah satunya adalah kegiatan pengemasan. Pengemasan secara khusus untuk kegiatan transportasi merupakan salah satu mata rantai penting yang turut harus diperdulikan untuk melindungi dan mempertahankan mutu buah. Hal itu disebabkan karena beberapa jenis kerusakan yang umumnya terjadi selama transportasi dengan berbagai tingkat keparahannya juga ikut berperan dalam menurunkan kualitas dan memperpendek masa simpan yang dimiliki oleh buah.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePeningkatan performa pengemasan jambu biji (Psidium guajava L) selama transportasi dengan penggunaan bahan pengisien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record