Show simple item record

dc.contributor.authorZistra, Difna
dc.date.accessioned2011-09-12T03:20:21Z
dc.date.available2011-09-12T03:20:21Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50120
dc.description.abstractTanaman lidah buaya (Aloe vercr) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Manfaat dari lidah buaya akan maksimal jika tanaman tersebut dikonversi ke bentuk tepung atau ekstrak. Untuk itu, teknologi tepat guna untuk mengeringkan lidah huaya diperlukan agar gel lidah buaya dapat diambil tanpa perlu menghilangkan kandungan apa pun sehingga khasiatnya dapat dipertahankan. Salah satu teknologi pengeringan yang baik yang dapat digunakan untuk menghasilkan tepung lidah buaya adalah teknologi pengeringan beku Peeze dryirzg). Pengeringan heku terdiri atas dua tahapan proses utama yaitu proses pembekuan dan proses pengeringanlsublimasi. Ada dua metode pembekuan yang dapat digunakan, yaitu metode pembekuan vakum dan metode pembekuan lempeng sentuh. Tambunan (2005) menjelaskan bahwa pada pembekuan vakum, efek pembekuan diperoleh dengan menguapkan atau mensublimasi sebagian air dari dalam bahan pada kondisi ruang bertekanan rendah. Sedangkan metode pembekuan lempeng sentuh menggunakan lempeng pembeku, dimana proses pindah panas terjadi secara konduksi antara lempeng pembeku dengan bahan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectPengeringan bekuen
dc.subjectPembekuan vakumen
dc.subjectPembekuan lempeng sentuhen
dc.subjectPemanasan dari atas dan bawahen
dc.subjectTepung lidah buayaen
dc.titlePengaruh metoda pembekuan dan cara pemanasan terhadap konsumsi energi pengeringan beku lidah buayaen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record