Show simple item record

dc.contributor.authorNormalina, Irine
dc.date.accessioned2011-07-27T06:42:54Z
dc.date.available2011-07-27T06:42:54Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49143
dc.description.abstractIkan patin (Pangasionodon hypophthalmus) merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki prospek cerah untuk dibudidayakan karena memiliki beberapa kelebihan, yaitu harga jualnya yang tinggi, mudah untuk dibudidayakan dan pertumbuhan yang pesat. Kegiatan budidaya ikan patib tidak luput dari gangguan penyakit. Salah satu penyakit yang sering menyerang ikan patin adalah penyakit MAS (Motile Aeromonad Septicaemia), dikenal juga sebagai penyakit bercak merah yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Pengobatan yang selama ini dikenal adalah dengan pemberian antibiotik, namun pemberian antibiotik ternyata berdampak negatif pada ikan, lingkungan perairan dan manusia. Alternatif untuk pencegahan dan pengobatan penyakit ini adalah dengan menggunakan fitofarmaka. Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu jenis fitofarmaka yang bersifat antibakteri, karena mengandung zat aktif allicin yang diduga memiliki kemampuan untuk membunuh mikroorganisme yang merugikan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titlePemanfaatan ekstrak bawang putih Allium sativum untuk pencegahan dan pengobatan pada ikan paten Pangasionodon hypophthalmus yang diinfeksi Aeromonas hydrophilaen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record