| dc.description.abstract | Sektor perikanan termasuk salah satu penyumbang devisa negara non migas yang cukup besar selain sektor kehutanan dan perkebunan. Sesuai dengan sasaran yang diharapkan dalam Rencana Strategis Pembangunan Kelautan dan Perikanan tahun 2005–2009, kontribusi sektor perikanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2009 diharapkan mencapai 5,10 persen. Ikan patin adalah salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki prospek cukup baik untuk dibudidayakan. Bogor merupakan salah satu sentra produksi pembenihan ikan patin di daerah Jawa Barat, karena kondisi cuaca dan iklim yang menunjang selain itu pH air juga mendukung, pakan berupa cacing sutera banyak ditemukan, serta perkembangan teknologi penyuntikkan dan pengekstraan kelenjar hipofisa. Permasalahan yang dihadapi Number One Fish Farm yaitu ketidakmapuan untuk memenuhi permintaan benih patin yang terus meningkat. Number One Fish Farm berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi sehingga dapat memenuhi permintaan benih ikan patin. Rencana ini membutuhkan biaya investasi yang cukup besar dan resiko kegagalan yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan kajian pada saat merencanakan dan mengembangkan usaha tersebut. Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah :1) Menganalisis kelayakan usaha pembenihan ikan patin di Number One Fish Farm dilihat dari aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek sosial, aspek lingkungan dan aspek finansial. 2) Menganalisis tingkat kepekaan (sensitivitas) kelayakan usaha pembenihan ikan patin di Number One Fish Farm. | en |