Penjadwalan tanam kedelai edamame (Glycine max [L.] Merr.) untuk menunjang produksi edamame beku di PT Mitratani Dua Tujuh Jember
| dc.contributor.author | Purnomo, Bambang Herry | |
| dc.date.accessioned | 2011-07-05T04:34:51Z | |
| dc.date.available | 2011-07-05T04:34:51Z | |
| dc.date.issued | 2006 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46953 | |
| dc.description.abstract | Kedelai edamame (Glycine max [L.] Merr.) merupakan salah satu komoditas spesial di Asia. Kedelai edamame merupakan kedelai berbiji besar (berat biji kering > 250 mg) yang dipanen ketika polong masih berwarna hijau pada umur 65 - 75 hari yang merupakan akhir fase pengembangan dimana 80% biji telah matang. Kedelai edamame umumnya dikonsumsi sebagai makanan ringan (snack) namun dalam keadaan segar dapat dikonsumsi sebagai sayuran (vegetable soybean). | en |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Penjadwalan tanam kedelai edamame (Glycine max [L.] Merr.) untuk menunjang produksi edamame beku di PT Mitratani Dua Tujuh Jember | en |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MT - Agriculture Technology [2430]











