Show simple item record

dc.contributor.authorKhalil
dc.date.accessioned2011-06-13T07:57:03Z
dc.date.available2011-06-13T07:57:03Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46360
dc.description.abstractDalam usaha meningkatkan penyediaan daging untuk meningkatkan gizi masyarakat, kelinci merupakan jenis ternak yang cukup potensial untuk dikembangkan. Kelinci dapat berkembangbiak dan mampu menggunakan lebih banyak proporsi hijauan dalam ransumnya. Kandungan serat kasar akan menentukan keefisienan penggunaan ransum. Semakin tinggi kandungan serat kasar, koefisien cerna dan keefisienan ransum semakin rendah. Bagi kelinci, serat kasar mempunyai nilai gizi yang rendah, tetapi dalam jumlah tertentu tetap dibutuhkan di dalam ransumnya. Hal ini mengingat fungsi serat kasar sebagai "bulk", sumber energi dan zat laksan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh perbedaan kandungan serat kasar ransum terhadap penampilan produksi kelinci persilangan jantanen


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record