Show simple item record

dc.contributor.authorFitria, Meri
dc.date.accessioned2011-03-15T06:17:34Z
dc.date.available2011-03-15T06:17:34Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/42634
dc.description.abstractIndustri kayu lapis merupakan salah satu dari 10 jenis industri terboros menggunakan energi (Ditjen Listrik dan Pengembangan Energi, 1995). Jenis industri tersebut berturut-turut adalah pupuk, semen, logam dasar, pemintalan tenun, kertas, penggergajian, kayu lapis, plastik, plastik dan gula. Oleh karena itu, program konservasi lebih dikonsentrasikan pada 10 jenis industri diatas dan diharapkan dapat menghambat kebutuhan energi nasional. Kebutuhan energi nasional meningkat 6 % per tahun, sementara itu produksi energi utama Indonesia meningkat hanya 3 % per tahun (AEEMTRC, 1993). Diharapkan dengan program konservasi, akan diperoleh keseimbangan antara produksi dengan kebutuhan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAudit Energi pada Proses Produksi Kayu Lapis di PT. Rimba Sunkyong Padang, Sumatera Baraten


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record