Kajian Proses Isolasi dan Pemurnian Biosurfaktan dari Isolat Lokal B. licheniformis BMN 14
| dc.contributor.advisor | Romli, Muhammad | |
| dc.contributor.advisor | Irawadi, Tun Tedja | |
| dc.contributor.advisor | Suryani, Ani | |
| dc.contributor.author | Asben, Alfi | |
| dc.date.accessioned | 2010-04-14T03:38:59Z | |
| dc.date.available | 2010-04-14T03:38:59Z | |
| dc.date.issued | 1999 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4154 | |
| dc.description.abstract | Biosurfaktan merupakan senyawa yang mengandung gugus hidrofobik dan hidrofilik, memiliki aktifitas permukaan, bersifat biodegradable, non toxic dan dapat digunakan secara luas dalam berbagai industri. Tahap isolasi dan pemurnian merupakan aspek yang penting, kritis dan rumit serta mahal dalam rangkaian proses hilir produksi biosurfaktan. Jenis, struktur dan produksi biosurfaktan dipengaruhi oleh jenis mikroba dan sumber karbon yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan suatu metoda isolasi dan pemurnian biosurfaktan dari isolat lokal Bacillus licheniformis BMN 14 dengan acuan Bacillus subtilis ATCC 21332. Penelitian diawali dengan penentuan waktu transfer inokulum dari tahap propagasi ke tahap kultivasi. Propagasi dilakukan menggunakan erlenmeyer 250 ml dengan agitasi 140 rpm, suhu 37 "C dalam media garam mineral yang diformulasikan oleh Cooper et al. (1981) dengan modifikasi menurut Sen (1996). | |
| dc.publisher | IPB | |
| dc.title | Kajian Proses Isolasi dan Pemurnian Biosurfaktan dari Isolat Lokal B. licheniformis BMN 14 | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MF - Agriculture Technology [2548]



