Show simple item record

dc.contributor.advisorJenie, Betty Sri Laksmi
dc.contributor.advisorWijaya, C. Hanny
dc.contributor.authorSaragih, Bernatal
dc.date.accessioned2010-04-13T06:54:54Z
dc.date.available2010-04-13T06:54:54Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4061
dc.description.abstractSikam adalah sejenis kayu yang dimanfaatkan ekstrak kulitnya sebagai bumbu makanan oleh masyarakat Simalungun Sumatera Utara pada masakan yang disebut nahi nasumbah. Makanan ini umumnya dikonsumsi mentah atau setengah masak, sampai saat ini belum diperoleh informasi yang dapat menjelaskan manfaat sikam dalam makanan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak kulit kayu sikam yang diperoleh dari berbagai metode ekstraksi, terhadap beberapa mikroba patogen (Escherichia coli, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, Salmonella typhimurium) dan perusak pangan (Pseudomonas aeruginosa) serta memperoleh fraksi ekstrak yang paling aktif. Penelitian dilakukan dengan berbagai tahap. Pada tahap pertama dilakukan ekstraksi untuk memperoleh ekstrak dengan aktivitas antimikroba paling besar. Ekstraksi dilakukan dengan cara pengepresan manual, penyulingan dan ekstraksi langsung dengan pelarut etanol, etil asetat, dan heksana. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antimikroba dari kelima jenis ekstrak dengan metode difusi sumur. Pada tahap kedua dilakukan fraksinasi terhadap ekstrak terpilih, yang dilanjutkan dengan uji aktivitas antimikroba dari tiap-tiap fraksi.
dc.titlePotensi Antimikroba Ekstrak Kulit Kayu Sikam (Bischoffia javanica, BL) Terhadap Bakteri Patogen dan Perusak Makananid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record