| dc.description.abstract | Lobak (Rdphanus sativus L. var. Hortensis Back) merupakan tanaman pangan yang termasuk jenis hortikultura. Pennasalahan pada lobak adalah daya tahan yang rendah akibat tingginya kadar air , yaitu sekitar 94 %. Untuk menga~asi masalah tersebut maka teknik pasca panen pengeringan diharapkan dapat menjadi alternatif pemecahan. Produk dari proses pengeringan ini dapat digunakan sebagai pembentuk flavor, sebagai pengisi produk makanan lain . Penelitian ini bertujuan untuk mempela jari karakteristik pengeringan lobak dan untuk menentukan efisiensi pengeringan. Proses pengeringan i n i dilakukan dengan menggunakan tray drier dan lcomponen-komponennya yang terdapat d i Pilot Plant Pangan dan Gizi, Pusat Antar Universitas, Institut Pertanian Bogor. Pengeringan dilakukan pada suhu 35, 40, 45 dan 50 OC dengan menggunakan kecepatan a l i r a n udara 1.5 dan 2 . 0 m/dt . | id |