Show simple item record

dc.contributor.authorPujianti, Sagita
dc.date.accessioned2010-07-19T03:31:19Z
dc.date.available2010-07-19T03:31:19Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/33643
dc.description.abstractMeiofauna adalah kelompok hewan berukuran antara 0.063-1 mm. Meiofauna interstisiil hidup di rongga antar butir sedimen dan dalam distribusi verikal dapat ditemukan sampai dengan kedalaman 10 cm. Tujuan penelitian adalah mempelajari distribusi vertikal meiofauna interstisiil pada padang lamun dengan luasan tutupan berbeda di Pulau Kambing, Teluk Banten. Empat stasiun dipilih berdasarkan persentase kepadatan luasan tutupan lamun yaitu padat, sedang, rendah, dan tidak ditumbuhi lamun. Enhalus acoroides adalah spesies lamun yang mendominasi di P. Kambing. Kepadatan meiofauna meningkat di stasiun dengan tutupan lamun padat dibandingkan daerah tanpa ditumbuhi lamun. Kepadatan meiofauna interstisiil umumnya melimpah sampai dengan kedalaman 10 cm. Kepadatan meiofauna paling tinggi pada kedalaman 1-4 cm karena sedimen relatif stabil dan teroksigenisasi dengan baik. Hasil penelitian ini didapat sebelas taksa meiofauna di P. Kambing yaitu Nematoda, Copepoda, Polychaeta, Oligochaeta, Foraminifera, Ostracoda, Nauplii, Isopoda, Acari, Kinorhyncha, dan Tardigrada. Nematoda adalah taksa yang paling umum di tiap stasiun dan di tiap distribusi vertikal. Lima famili terbesar adalah Leptosomatidae, Linhomoeidae, Monhysteridae, Oxystominidae, dan Pelagonematoidae.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleDistribusi Vertikal Meiofauna Interstisiil pada Padang Lamun, di Pulau Kambing, Teluk Bantenid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record