Show simple item record

dc.contributor.authorParamita, Famicornus Pradnya
dc.date.accessioned2010-07-09T06:40:33Z
dc.date.available2010-07-09T06:40:33Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/31698
dc.description.abstractJamur merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan gizi tinggi dan banyak terdapat di alam. Jamur menjadi salah satu komoditas ekspor yang tengah dikembangkan sehingga belum banyak produsen jamur yang ada di Indonesia. Proses budidaya jamur berkembang sejalan dengan proses perkembangan teknologi budidaya yang meningkat. Dalam budidaya jamur pada prinsipnya adalah mengusahakan kondisi lingkungan yang sesuai dengan habitat tumbuhnya di alam. Lokasi yang ideal untuk budidaya jamur adalah pada ketinggian lebih dari 800 m dp\., dengan kelembaban udara (RR) berkisar antara 60-90%. Untuk budidaya jamur di dataran rendah dapat dilakukan dengan sistem pengkondisian ruang budidaya. Salah satu cara adalah dengan melakukan pengkondisian suhu dan RH di dalam ruang tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi suhu dan kelembaban ruang tumbuh untuk budidaya jamur dengan pengendalian suhu menggunakan kendali fUzzy, dan menguji pengaruh pengkondisian ruang tumbuh terhadap pertumbuhan jamur.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleDistribusi Suhu dan Kelembaban dalam Ruang Tumbuh Jamur Terkendaliid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record