| dc.description.abstract | Penggunaan ketel-uap dibidang pertanian sudah banyak dilakukan terutama dalam pengolahan hasil pertanian, diantaranya sebagai alat pembangkit uap, yang digunakan untuk pcnyulingan atau perebusan. Berdasarkan hasil pengujian ketel-uap yang akan digunakan untuk penyulingan minyak atsiri, diperoleh efisiensi ketel-uap rata-rata 56,99 persen Hal ini berarti panas yang dihasilkan oleh bah an bakar untuk ketel-uap hampir setengahnya terbuang ke lingkllngan. Salah satu upaya memanfaatkan energi panas yang terbuang yaitu dengan menambah alat pemindah panas (heal exchanger) pada ketel-uap. Keuntungan dari alat pemindah panas adalah udara panasnya dapat digunakan untuk pengeringan (Shield, 1961) | id |