Show simple item record

dc.contributor.authorArifin, Syamsul
dc.date.accessioned2010-07-06T06:13:47Z
dc.date.available2010-07-06T06:13:47Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/30697
dc.description.abstractSusut pada perontokan kedelai dengan cara tradisional dapat mencapai 7 % sehingga merupakan kerugian yang cukup besar bagi petani. .Perontok kedelai mekanis ternyata mampu menurunkan susut kedelai sampai 0.5 %. Akan tetapi, upaya sosialisasi teknologi perontokan mekanis banyak berhadapan dengan faktor-faktor kendala di dalam masyarakat petani baik kendala ekonomi, teknologi, sosial, dan kondisi disain alat. Kendala tersebut juga dihadapkan dengan ketersediaan beberapa alternatif perontok mekanis yang ada di pasaran. Pemilihan perontok mekanis yang tepat untuk suatu wilayah perlu dipelajari untuk selanjutnya dihitung jumlah kebutuhannya.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisis pemilihan dan penentuan jumlah kebutuhan perontok kedelai mekanis pada tingkat wilayah kerja penyuluhan pertanian (WKPPP di kabupaten Ngawi, Propinsi Jawa Timur)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record