| dc.description.abstract | Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan ragam buah-buahan. Agribinis buah-buahan menjadi salah satu sektor produksi strategis yang mempunyai potensi yang sangat besar dilihat dari keragaman buah, jumlah sumberdaya manusia terlibat dalam proses on-farm dan off-farm, serta besarnya potensi permintaan baik di dalam maupun luar negeri. Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah sentra utama buah nenas di propinsi Jawa barat berusaha meningkatkan produksi dan nilai tambah nenas agar dapat meningkatkan pendapatan daerah pada khususya dan meningkatkan kontribusi pertanian terhadap perekonomian nasional pada umumnya. Nenas Bogor sebagai komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, perlu pengembangan dalam hal teknik budidaya. Kemampuan dan kemandirian petani dalam melaksanakan usahatani merupakan hal yang penting disamping merupakan tujuan dari pembangunan pertanian secara berkelanjutan. Dengan jarak tanam yang rapat serta tidak memperhatikan mutu input produksi dan penanganan yang benar mengakibatkan produktivitas tanaman rendah. Dari beberapa dekade terakhir tercatat produksi nenas meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini sejalan dengan adanya upaya perbaikan sistem budidaya serta penambahan areal penanaman, yang dilihat dari jumlah tanaman yang semakin meningkat. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi aspek sarana produksi dan budidaya yang digunakan dalam pengembangan usahatani Nenas Bogor, menganalisis pendapatan usahatani dan menganalisis saluran pemasaran Nenas Bogor. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi petani dalam usahatani Nenas Bogor, seperti keterbatasan lahan, modal, penggunaan teknik budidaya yang belum optimal dan sebagainya berdampak pada rendahnya produktivitas Nenas Bogor. Rendahnya produktivitas tersebut tentunya berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Kondisi ini mengakibatkan usahatani Nenas Bogor kurang memberikan insentif bagi petani sehingga wajar saja jika petani tidak terlalu termotivasi untuk mengembangkan usahatani tersebut. Dengan segala kondisi yang ada saat ini, Nenas Bogor hendaknya dikembangkan lagi karena komoditas ini adalah komoditas peyangga bagi kehidupan petani di Desa Sukaluyu khususnya petani Nenas Bogor. | id |