Show simple item record

dc.contributor.advisorFarmayanti, Narni
dc.contributor.authorMustikasari, Dwi Astuti
dc.date.accessioned2010-06-03T04:14:02Z
dc.date.available2010-06-03T04:14:02Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/26900
dc.description.abstractPeternakan sebagai subsektor pertanian merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang cukup potensial dalam upaya pembangunan ekonomi. Menurut Badan Pusat Statistik (2008), sektor pertanian memberikan sumbangan sebesar 29,01 persen terhadap perekonomian nasional dan 10,72 persen diantaranya berasal dari produk domestik bruto peternakan. Usaha peternakan di Indonesia selain berkontribusi dalam mendukung kebutuhan akan protein hewani juga turut berperan dalam meningkatkan pendapatan, memperluas lapangan kerja, maupun menopang sektor industri. Salah satu produk peternakan yang terus mengalami peningkatan permintaan adalah susu, yang ditandai dengan peningkatan konsumsi susu per kapita dari tahun ke tahun, mulai dari 5,79 kg/kapita pada tahun 2001 dan meningkat menjadi 6,8 kg/kapita pada tahun 2005. Menurut Direktorat Jendral Peternakan (2007), permintaan susu penduduk Indonesia dipenuhi oleh produksi susu dalam negeri sebesar kurang lebih 30 persen dan sisanya impor.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisis kelayakan finansial usaha ternak sapi perah (Studi kasus peternak anggota KPSBU di TPK Cibedug Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record