Show simple item record

dc.contributor.authorSipahutar, Hetty Silvia
dc.date.accessioned2010-05-21T06:40:55Z
dc.date.available2010-05-21T06:40:55Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24275
dc.description.abstractBakteri Aeromonas hydrophila merupakan penyebab penyakit bercak merah pada budidaya ikan air tawar. Penyakit tersebut biasanya dapat diobati dengan antibiotik. Tetapi penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat menyebabkan organisme penyebab penyakit tersebut resisten. Sebagai alternatif lain yang digunakan sebagai obat antibakteri adalah tanaman obat tradisional seperti kunyit, daun jambu biji, sirih dan sambiloto. Dengan adanya sifat antibakteri dalam tanaman obat tradisional tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ke-4 macam tanaman obat tradisional tersebut mempunyai potensi antibakteri terhadap bakteri Aeromonas hydrophila serta mengetahui Minimum Inhibitor Concentration (MIC) nya.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePotensi Antibakteri Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica), Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.), Sirih (Piper betle L.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record