Penelitian alelopati pada beberapa macam tanaman di tanah kering

Date
1979Author
Pabinru, Abdul Muin
Rumawas, Fred
Nasoetion, Andi Hakim
Koswara, Oetit
Wiroatmodjo, Joedojono
Sutamihardja, Tjang Mushadji
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mempelajari beberapa masalah alelopati, dari beberapa macam tanaman terhadap tanaman lain yang diusahakan secara bergilir pada areal yang sama.
Masalah-masalah yang dimaksud antara lain, adanya alelopati itu, berbedanya derajat keracunan yang ditimbulkan oleh bermacam-macam tanaman, dan berbedanya kepekaan bermacam-macam tanaman terhadap keracunan itu. Untuk maksud itu, dilakukan penelitian dengan menggunakan tanaman-tanaman jagung, ubi jalar, kedelai dan kacang hijau. Penelitian yang dilakukan terdiri dari percobaan di cawan petri, pot dan lapangan.
Zat-zat penyebab alelopati, agaknya baru terbentuk dalam jumlah yang cukup untuk menimbulkan alelopati setelah bahan tanaman mengalami perombakan. Pada perkecambahan, tanaman jagung dan kedelai merupakan penyebab alolepati yang besar baik untuk persentase kecambah, maupun untuk panjang akar dan panjang tunas. Sebaliknya tanaman kacang hijau dan kedelai merupakan tanaman paling peka terhadap alelopati, untuk persentase kecambah dan panjang tunasnya.
Sedangkan untuk panjang akar, tanaman ubi jalar dan kacang hijau paling kecil daya tahannya. Diduga proses-proses yang mengalami hambatan dalam perkecambahan ini adalah pembentukan dan aktifitas giberelin dan IAA, pembentukan dan aktifitas enzim, translokasi bahan penyusun, perbanyakan dan perpanjangan sel, respirasi, dan proses pembentukan asam amino dan protein.
Untuk pertumbuhan dan produksi tanaman di lapang-an, bekas tanaman jagung menimbulkan alelopati paling besar pada pertumbuhan tinggi tanaman kedelai. Bekas kedelai menimbulkan alelopati paling besar pada pertumbuhan tinggi tanaman kedelai sendiri, demikian juga bekas kacang hijau menimbulkan alelopati paling besar pada pertumbuhan tinggi tanaman kacang hijau sendiri. Pertumbuhan tinggi tanaman jagung paling terhambat pada bekas jagung dan kacang hijau. Pertumbuhan batang ubi jalar paling terhambat pada bekas kedelai. Tapi sebaliknya terdorong pada bekas kacang hijau dan jagung, terutama pada saat panen. Pertumbuhan tinggi tanaman kedelai paling terhambat pada bekas tanaman kedelai sendiri, sedangkan pertumbuhan tinggi tanaman kacang hijau paling terhambat pada bekas kacang hijau sendiri. …
Collections
- DT - Agriculture [785]

