Show simple item record

dc.contributor.authorAndriani, Rizki
dc.date.accessioned2010-05-15T23:30:59Z
dc.date.available2010-05-15T23:30:59Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21985
dc.description.abstractMeningkatnya konversi lahan pertanian ke non pertanian menyebabkan luasan lahan pertanian berkurang. Dengan kondisi keterbatasan luas lahan diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa barus memperluas lahan, yang dikenal dengan intensiftkasi pertanian. Irigasi merupakan salah satu faktor yang menunjang intensifikasi pertanian. Teknologi aplikasi irigasi dikelompokkan dalam empat cara, yaitu irigasi permukaan (surface irrigation), irigasi bawah permukaan (sub surface irrigation), irigasi curah (sprinkler irrigation), dan irigasi tetes (drip irrigation). lrigasi diperlukan apabila curah hujan tidak dapat mencukupi kebutuhan air tanaman. Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta termasuk daerah kering dengan curah hujan kecil. Dengan kondisi keterbatasan air dan letak geografis Kabupaten Gunung Kidul, diperlukan suatu kajian tentang penerapan teknologi irigasi yang paling sesuai.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKajian Penerapan Teknologi lrigasi di Daerah lrigasi Seropan Kabupaten Gunung Kidul - Yogyakartaid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record