Show simple item record

dc.contributor.authorMalan, Dian Jan Hotdin
dc.date.accessioned2010-05-13T13:12:54Z
dc.date.available2010-05-13T13:12:54Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21377
dc.description.abstractSalah satu jenis penyakit yang menyerang serentak, cepat dan mengakibatkan kematian dengan jumlah tinggi pada larva udang adalah penyakit udang menyala atau penyakit kunang-kunang, yang disebabkan bakteri Vibrio harveyi (Lavilla-Pitogo et al., 1990; Mudjiman et al., 1988). Beberapa antibiotika telah dipakai untuk mengatasi penyakit ini. Tetapi pemakaian antibiotika secara terns menerus dengan dosis yang kurang tepau menyebabkan V. harveyi menjadi resisten (Rukyani e/ al., 1992). Beberapa strain bakteri ini umumnya telah resisten terhadap antibiotika seperti kloramfenikol, penisilin, eritromisin, kanamisin, oksitetrasiklin, polimiksin, streptomisin dan obat sulpa (Batieados, 1988). Untuk mengatasi dampak negatif pemakaian antibiotika ini, diupayakan cara yang lebih aman dengan menggunakan bakteri biokontrol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit udang menyala.id
dc.publisherIPB(Bogor Agricultural University)
dc.titlePenggunaan Bakteri untuk Biokontrol Penyakit Kunang-Kunang pada Larva Udang Windu (Penaeus monodon Fab.).id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record