Show simple item record

dc.contributor.authorWismora, Rezi
dc.date.accessioned2010-05-13T08:12:02Z
dc.date.available2010-05-13T08:12:02Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21301
dc.description.abstractTempe kedelai merupakan h"sil dari fermentasi kedelai menggunakan kapang Rhizopus sp. Tempe merupakan bahan makanan yang mudah rusak dengan umur simpan hanya satu atau dua hari pada suhu kamar. Pembuatan keripik tempe tanpa penggorengan merupakan salah satu cam untuk memperpanjang umur simpan tempe sekaligus untuk memberi nilai tambah pada keripik tempe, sebagai pangan fungsicnal. Salah satu kendala dari keripik tempe tanpa penggorengan adalah mudah pecah pada saat didistribusi, karena itu perlu dilakukan penelitian menggunakan bahan pengikat untuk memperkuat daya tall an pecah keripik tempe agar tidak mudah pecah. Bahan pengikat yang ditambahkan adalah A I, A2, A3 dan A4.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleMempelajari Pengaruh Penambahan Beberapa Bahan Penglkat Terhadap Daya Tahan Pecah Keripik Tempe Kedelaiid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record