Show simple item record

dc.contributor.authorIrawan, Pengki
dc.date.accessioned2010-05-12T03:04:02Z
dc.date.available2010-05-12T03:04:02Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19886
dc.description.abstractSagu (metroxylon sp.) merupakan sumber karbohidrat penting dibeberapa negara tropis seperti Filipina, Malaysia, Kepulauan Pasifik, sebagian Amerika Selatan dan termasuk Indonesia, terutama Indonesia bagian timur. Selain digunakan sebagai makanan pokok (staple food), makanan tambahan (complementary food), dan makanan ternak, sagu juga digunakan sebagai bahan baku industri pangan, farmasi, pestisida, dan lain-lain (Haryanto dan Pangloli, 1991). Pemarutan merupakan salah satu bentuk operasi pengecilan ukuran dengan cara pemotongan dan penghancuran. Tujuan dari pemarutan adalah memperkecil ukuran bahan (merusak dinding sel) agar pati yang terdapat dalam sel keluar. Kualitas hasil parutan sangat tergantung pada karakteristik mata parut, sedangkan efisiensi pemarutan sangat dipengaruhi oleh sifat geometri dan kondisi kinematik bagian fungsional (silinder parut dan gigi parut). Pemarutan merupakan salah satu faktor penentu untuk meningkatkan kapasitas produksi sagu, karena merupakan fase pertama dari proses produksi untuk memisahkan serat sehingga pati dapat terekstrak (Zainudin dan Rasyad, 1996). Untuk memperoleh pati sebanyak mungkin dari empulur sagu, penghancuran dilakukan sehalus mungkin (Colon dan Annokke, 1984).id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleRancangan dan Uji Teknis Alat Pemarut Sagu Tipe Silinderid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record