Analisis pendapatan usahatani dan pemasaran bunga gerbera studi kasus di kabupaten Sukabumi, propinsi Jawa Barat
| dc.contributor.author | Maulana, Yus | |
| dc.date.accessioned | 2010-05-10T08:07:43Z | |
| dc.date.available | 2010-05-10T08:07:43Z | |
| dc.date.issued | 2003 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/18139 | |
| dc.description.abstract | Permintaan bunga nasional cenderung dimonopoli oleh kota·kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya. Semarang, Malang, Medan dan Denpasar. Konsumen bunga potong terbesar adalah Jakarta dengan konsumsi sebesar 70 persen dari produksi bunga nasional (Asbindo. 1999). Hal ini yang menyebabkan Jakarta dijadikan barometer untuk melihat permintaan pasar bunga nasional. Melihat perkembangan pennintaan bunga potong nasional maupun internasional yang terus meningkat, sedangkan sentra-sentra produksi yang terbatas hanya sekitar Cipanas, Cisarua Bogor dan sebagian daerah Jawa timur menjadikan prospek yang cerah untuk usahatani bunga potong. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Analisis pendapatan usahatani dan pemasaran bunga gerbera studi kasus di kabupaten Sukabumi, propinsi Jawa Barat | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UT - Agribusiness [4792]



