| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik ibu, komunikasi interpersonal kader posyandu, persepsi ibu tentang kesehatan gizi anak, dan isyarat untuk bertindak dengan perilaku pemenuhan gizi anak. Penelitian dilakukan di Posyandu Subadra, Desa Sinarsari, Kabupaten Bogor menggunakan pendekatan kuantitatif didukung kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui survei, wawancara mendalam, observasi lapang, dan studi literatur. Jumlah responden yaitu 56 ibu balita dipilih menggunakan metode accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan tingkat komunikasi interpersonal kader posyandu memiliki hubungan dengan persepsi ancaman dan persepsi harapan ibu. Tingkat pendidikan ibu, persepsi harapan, dan frekuensi penerimaan isyarat untuk bertindak memiliki hubungan dengan tingkat perilaku pemenuhan gizi anak, sedangkan usia ibu, status pekerjaan, dan persepsi ancaman tidak memiliki hubungan dengan tingkat perilaku pemenuhan gizi anak. | |